Filosofi Doraemon

24 333

Filosofi Doraemon
Filosofi Doraemon

Hampir semua orang Indonesia tahu negara Jepang. Orang-orang tua yang lahir sebelum negeri merdeka pasti tidak asing dengan nama negara ini, karena mereka merasakan bagaimana kejamnya bangsa Jepang dalam menjajah negeri walau hanya tiga setengah tahun. Fakta menunjukkan Jepang mengakhiri penjajahannya di Asia setelah mereka kalah perang dengan sekutu, setelah bom atom menghancurkan dua tempat di negeri matahari terbit itu.

Beda dengan Jepang yang kalah pada era perang dunia kedua, Jerman pernah mengalami kekalahan perang pada perang dunia pertama. Jika diperhatikan sekarang dua negara itu menjadi negara maju dengan teknologi dan inovasi yang diakui dunia. Pertanyaannya adalah mengapa mereka bisa menjadi negara maju?. Karena sama-sama kalah perang dan sejak itu mereka lebih fokus ke dalam negeri buka ke militer, atau yang lain….?. Cukup menarik mengkaji kenapa dua negara tersebut menjadi negara maju.

Sesuai dengan judul diatas, akan berfokus pada filosofi Doraemon. Doraemon merupakan film animasi yang “paling tua” dan paling lama diputar di Indonesia, sehingga siapa sih yang tidak tahu Doraemon yang mempunyai kantong ajaib ini?. Dinegeri asalnya, Jepang, Doraemon sudah dikenal puluhan tahun silam dan ternyata mempunyai filosofi yang sangat menarik berkaitan dengan kenapa bangsa Jepang bisa maju. Uniknya Jepang memberikan semangat kepada rakyatnya atau mengkomunikasikannya lewat film animasi/karton seperti Doraemon ini. Berikut paparan singkat tentang filosofi Doraemon yang saya dapatkan setelah secara tidak sengaja disuruh mengawal Jamaah Mercusian mengikuti penyuluhan bahaya narkoba untuk pemuda yang diadakan awal bulan Juli ini dan ini bersumber dari salah seorang pembicara (lupa namanya). Sebelum kata DORAEMON terdiri dari huruf-huruf yang mempunyai arti dan makna yaitu :

D = Dream atau impian. Setiap orang atau bahkan bangsa harus mempunyai impian agar ada sesuatu yang harus diperjuangkan di masa depan. Bangsa Jepang mempunyai mimpi-mimpi yang brilyan dan uniknya sebelum dapat direalisasikan mereka membuatnya dalam versi film, seperti robot, impian ingin menjadi peserta piala dunia sepakbola mereka menyemangati rakyatnya dengan membuat film Kapten Tsubasa yang cukup akrab bagi anak-anak disini. Dan impian itu bisa tercapai. Semua berawal dari mimpi.

O = Opportunity atau kesempatan. Melihat peluang dan kesempatan bahwa semua bisa dilakukan pada saat yang tepat. Kesempatan jarang datang dua kali, tapi jika pintar membaca dan melihat kesempatan, suatu hal yang tidak mungkin menjadi mungkin dan bisa direalisasikan.

R = Reform atau mengubah. Mengubah paradigma bukan hal yang mudah, tapi dapat dilakukan dengan mudah. Sangat penting mengubah paradigma atau cara pandang terhadap suatu hal agar sesuai dengan kekinian. Rasa malas beranjak dari cara pandang lama akan menghambat laju perubahan. Negeri ini akan telat maju kalau rakyat dan pemimpinnya tidak sejalan atau pemimpinnya tidak berhasil mengubah paradigma rakyatnya sehingga kemajuan itu terencana dan selalu akan didukung oleh rakyatnya. Mengubah diri atau mereformasi diri adalah proses dan butuh waktu.

A = Action atau tindakan. Bermula dari mimpi, ada kesempatan serta menerima dengan paradigma baru, maka selanjutnya adalah bertindak atau bekerja keras untuk mewujudkannya. Tindakan yang tepat dan terukur akan membuat sebuah mimpi menjadi kenyataan. Bergerak menuju perubahan.

E = Energy atau tenaga. Untuk melakukan itu semua butuh energi atau semangat. Energi dapat berarti makanan yang sehat dan bergizi tinggi. Perhatikan seperti apa yang dimakan bangsa Indonesia dan bangsa Jepang. Bukan sekedar makan tapi makan yang dapat membuat menjadi cerdas dan berani.

M = Mapping atau penempatan. Dengan perencanaan dan pengaturan yang tepat serta dapat menempatkan pada posisi yang pas, maka semua akan dapat memberikan kemajuan pada bagian masing-masing. Butuh pemetaan yang lengkap agar pemerataan kemajuan dapat dirasakan oleh segala lapisan.

O = Organization atau organisasi. Butuh lembaga atau sistem yang dapat mendukung apa yang akan dikerjakan. Organisasi bukannya sebuah kumpulan keinginan tapi juga personil-personil yang cakap dibidangnya serta berkomitmen tinggi untuk membuat sebuah kemajuan.

N = Network atau jejaring. Membangun jaringan kerja dan mendistribusikan kemajuan ke segala arah dan menintegrasikan menjadi satu. Network sangat dibutuhkan mengingat bahwa tidak semua ada dalam satu tempat, tapi terpisah.

Filosofi diatas konon membuat bangsa Jepang maju sehingga inovasi dan produknya diakui dunia, bahkan sebagian menjadi bagian dari budaya pop seperti walkman. Kemauan bangsa untuk maju dan terus berinovasi membuat Jepang dapat menjadi tolok ukur dalam bidang elektronika, otomotif dan lain-lainnya.

Kenapa bangsa Jepang bisa?. Apakah harus kalah perang dahulu baru bisa maju…?

Gambar dari sini.

You might also like More from author

24 Comments

  1. dedekusn says

    Filosofi yang bagus, sy baru tau mas.
    FIl kartun yang satu ini ga pernh ngebosenin bagi sy sjak kecil. 😀

  2. Piss says

    Setuju & thanks telah berbagi mas.

    1. Admin says

      **mewakili pemilik Blog** sami-sami Pak Guru 😀

  3. agus says

    Oleh orang jepang nama Doraemon memang sengaja dibuat karena arti dari tiap hurufnya seperti disebutkan di atas, atau bisa-bisanya pembicara itu ya? Kalau bisa-bisanya pembicara tersebut pun tidak ada masalah, tujuannya juga untuk memotivasi. Tapi jadi penasaran saja ingin tahu. 😀

    Salam

  4. Bee'J says

    konon film kartun Kapten Tsubasa pun menjadi motivasi majunya persepakbolaan Jepang. apakah begitu? akupun tak tahu, atau haruskah Indonesia membuat film kartun dulu untuk motivasi dan bangkit dari keterpurukan?

    saya juga punya filosofi nih pak, cekidot :
    B : Behaviour/ tingkah laku, ibarat kata, kalo kolam airnya jernih maka ikannya jinak. begitu juga kalo pemimpinnya bersih,mungkin rakyatnya juga jinak kali ya alias gampang diatur 😀
    E : Exelent/Unggul :jangan hanya unggul korupsinya aja, tetapi pendidikan menjadi target utama biar unggul dimana saja dan kapan saja (ga jelas banget ya 🙂 )
    E : Enough/cukup : cukup segitu aja dulu, kalo dijalanin dengan sepenuh hati yaaa…
    J : Japan/Jepang mah lewat dah hehe..he..

  5. purwanto says

    kalau yang menjadi inspirator asli Indonesia untuk memotivasi Indonesia apa ya kira ????

  6. Debby says

    waw…ternyata itu toh artinya DORAEMON ^^
    salam kenal!

  7. Ifan Jayadi says

    Wah, saya baru tahu ternyata doraemon memiliki filosopi semacam itu. Bagus juga diterapkan untuk diri kita masing2. Ini tentu akan berdampak positif krn bisa membangkitkan semangat kita dalam meraih sebuah impian.

  8. Masdin says

    Apa kabar Mas Anto? 😀

    Kunjungan balik ini mas Anto 😉

    Pantesan film Doraemon ini terkenal banget yah… bahkan saya juga suka, utamanya yang the movie 😀

  9. ismi says

    wow,jadi itu tho filosofinya??
    hhmmm….

  10. Irawan says

    hahaha filosofi yang unik…

  11. TuSuda says

    Betul, animasinya saja sangat kreatif, ternyata menyimpan nilai filsafat tinggi. Falsafah seperti ini harus disosialisasikan agar menjadi budaya kerja yang lebih efektif. Terimakasih ya Mas…

  12. budies says

    mas anto,.. sampean kok bisa sih bikin filosofi, sip deh

  13. prof. helga says

    waah kalo indonesia ngikut filosopi apaan yak?
    ckckck

  14. Meidhy Andaresta says

    jadi yang bikin negara jepang maju itu doraemon ya pak?..hii.hii..
    dulu waktu belajar di bangku smp,,kata guru saya sewaktu jepang di bom atom dan hancur segala-galanya, lalu kaisar yang berkuasa pada waktu itu bertanya ” dari segala yang hancur ini berapa guru yang tersisa?”..jadi disana yang namanya guru sangat dihormati dan diperhatikan, mungkin ini juga salah satu alasan kenapa jepang bisa maju daripada kita kali ya pak?..

    http://Meidhyandarestablogme.wordpress.com

  15. 3a says

    oOoOoO…

    mang paling jago dosen gw yg satu ini…

    chayoo pak…

  16. thetekter says

    semoga Filisofi ini bisa memacu Thetekter
    untuk melangkah lebih baik…..

  17. Hariez says

    filosofi Doraemon bisa menjadi motivasi JIKA SAJA bisa mudah dipahami semua orang ya Pak 😀

    salam hangat

  18. adin says

    tapi dalam film doraemon juga ada yang g boleh ditiru lho, Nobita, tokoh yang males dan bego ini sejak saya masih TK sampe sekarang, masih aja kelas 5 SD,hehehe… 😀

  19. ajatbdg says

    ha…ha..haa berarti nobita ada kesamaan dengan saya dong ga naik kelas

  20. Bangauputih says

    jadi begitu ternyata filosofinya. 😉
    tapi saya pernah baca, lupa dimana, katanya doraemon adalah produk “robot” buatan masa depan yang gagal. banyak onderdilnya yang tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya. konon karena gagalnya sehingga doraemon dikirim ke masa lampau untuk menemani nobita yang selalu bermasalah. tapi apapun itu, saya juga penggemar kartun doraemon.
    salam kenal

Leave A Reply

Your email address will not be published.

fifteen + 19 =