Memilih Bahasa Pemrograman

7 124

mas-anto-programming-languageMenguasai bahasa pemrograman adalah suatu keharusan bagi mahasiswa IT. Mungkin bisa menjadi pembeda antara sarjana komputer hakiki dengan sarjana sastra komputer. Menurut saya seorang mahasiswa IT harus menguasai beberapa dasar ilmu, antara lain algoritma pemrograman, bahasa pemrograman, basisdata (database), jaringan komputer dan pengelolaan sistem informasi.

Penguasaan bahasa pemrograman menjadi bagian yang paling krusial bagi seorang mahasiswa IT. Keengganan mahasiswa belajar coding (istilah : membuat program) menjadi penghambat terbesar. Mereka hanya mengandalkan apa yang disampaikan dosen saat dikelas, dan selebihnya mereka mengabaikan untuk tidak memperdalam terutama melatih dengan banyak latihan. Menurut pengamatan saya, 1 dari 5 mahasiswa IT, tertarik belajar bahasa pemrograman. Ingat baru tertarik, belum menguasahakan untuk menguasai. Mungkin lingkungan dan kondisi yang dapat meningkatkan minat untuk belajar pemrograman.

Bahasa pemrograman sekarang ini banyak memberikan pilihan. Pilihan-pilihan itu tentunya disesuaikan dengan kebutuhan atau bidang permasalahannya. Pertanyaan :

Bahasa pemrograman apa yang harus dikuasai oleh mahasiswa IT ?

Berikut adalah bidang pekerjaan dan bahasa pemrograman yang bersesuaian.

A. Sektor Keuangan

Salah satu fitur kunci untuk perhitungan adalah karakteristik pemrograman fungsional. Ketika matematika menjadi dasar perhitungan pengolahan keuangan, paradigma fungsional memberikan manfaat kinerja substantif. Inilah sebabnya mengapa beberapa bahasa utama yang digunakan dalam sektor keuangan, seperti Scala.

Kebutuhan penting lainnya di sektor keuangan adalah bahasa yang menguntungkan dari paradigma berorientasi objek dengan pola arsitektur yang kuat didukung oleh banyak  bahasa. Itulah mengapa banyak lembaga keuangan memiliki mayoritas aplikasi mereka ditulis dalam bahasa Java dan C # bahasa.

Bahasa pemrograman : Scala, Java, dan C #

B. Media dan Advertising

Sektor pekerjaan ini membutuhkan kreatifitas dan dinamis. Bahasa pemrograman yang cocok adalah bentuk scripting serta mendukung untuk prototyping serta mampu memberikan kemudahan permintaan tinggi user. Teknologi mobile menuntut kreatifitas, yaitu bagaimana menyampaikan sesuatu dalam resource yang kecil tapi dinamis. Aplikasi-aplikasi mobile menjadi platform baru selain platform klasik.

Bahasa pemrograman :  Ruby, PHP, JavaScript, Java, dan Objective-C

C. Aplikasi Enterprise dan Software Operasional

Dalam perusahaan kuncinya adalah dapat digunakan kembali, berbasis pola, skala besar, sistem besar yang seringkali rumit dan memerlukan pendekatan desain arsitektur berlapis. Di sinilah Java dan C # bersinar. Dengan ekosistem server besar dan kerangka dukungan ini membuat kedua bahasa ideal untuk skala perusahaan.

Bahasa pemrograman : Java dan C #

D. Permulaan dan Bisnis Kecil

Kenyataan sekarang bahwa bidang usaha dihadapkan dengan kondisi yang mengharuskan mengikuti tren yang ada. Tren dimana komputer menjadi tulang punggung operasional. Komputer dengan aplikasi yang tepat memberikan benefit yang signifikan khususnya pada bisnis skala kecil.

Bahasa pemrograman yang cocok adalah bahasa yang memiliki komunitas yang solid dalam usaha untuk mengeksplorasi dan mengimplementasikan dalam setiap bidang proses. Bahasa scripting sangat cocok karena ringan dan tidak memerlukan strategi yang rumit.

Bahasa pemrograman : Ruby, PHP dan JavaScript

E. Penelitian dan Pengembangan, Ilmiah, dan Akademik

Penelitian Ilmiah dan akademisi memerlukan bahasa yang mendukung matematika yang sangat akurat, eksekusi sangat cepat, dan fokus pada orientasi objek. Karena kebutuhan tersebut, masyarakat akademik dan ilmiah sering menggunakan bahasa seperti Scala untuk perhitungan matematis, C++ untuk pengolahan berat, dan bahkan bahasa seperti Erlang dan Python untuk menyelesaikan tugas mereka. Karena sebagian besar tugas yang jauh lebih terfokus di sekitar hasil tunggal, bahasa ini merupakan pilihan yang mudah di sebagian besar lingkungan ini.

Bahasa pemrograman : Scala, C++, Erlang dan Python

Mungkin dari bahasa pemrograman diatas masih kedengaran asing ditelinga kita. Kita masih berkutat dengan Visual Basic sedangkan pekerjaan menuntut lebih, bahkan mengharuskan mengkombinasikan bahasa pemrograman untuk memenuhi proses bisnis yang ada.

Belajar coding yuuk…

sumber bacaan : mashable.com

You might also like More from author

7 Comments

  1. anonymous says

    kemarin abis interview dapet tawaran harus bisa menguasai bahasa pemrograman ruby on rails….

    mumet….

  2. Hary Sugiarso says

    iya bingung milihnya….milih mau memperdalam yang mana, yang laku dipasaran….

    1. anonymous says

      belajar sempoa aje

  3. Zuga says

    owalah, satupun belum ada yang di kuasai -.-!

  4. Angga says

    yok kawan” semangat bikin planning dari sekarang untuk simulasi bahasa pemrograman itu.

    1. momo says

      Kalo masalah dalam memilih bhs pemrograman itu apa si?

  5. momo says

    Yg perlu d perhatikan dlm memilih bhs pemrograman dlm menyelesaikan masalah apa?

Leave A Reply

Your email address will not be published.

16 + six =