Menjadi IT Entrepreneur Sukses

0 234

“Apapun jurusan IT-mu, yang penting kalau lulus bisa apa ?”. Itu yang saya sampaikan kepada para peserta Mercusuar Leadership Training (MLT) 2013 di Wisma Bu Kris Citeko Cisarua Bogor pada tanggal 10 – 12 Mei 2013. Pada acara kegiatan kemahasiswaan itu saya didapuk oleh panitia untuk menyampaikan materi tentang IT (information technology), setelah melakukan pertimbangan sana-sini akhirnya saya menyampaikan materi “IT Entrepreneur” atau Wirausaha Bidang IT.

Sekilas judul materi tersebut bernuansa keren dan berat, tapi setelah saya sampaikan “apakah ada yang menjadi teknisi komputer atau punya warnet atau guru TIK ?”, beberapa peserta menunjuk tangan, dan “anda semua merupakan IT entrepreneur !”.

Apa itu Entrepreneurs ?

Menurut Oxford dictionary …
“a person who sets up a business or businesses”
(orang yang membuat bisnis atau pengusaha)

Menurut Merriam-Webster …
“one who organizes, manages, and assumes the risks of a business or enterprise ”
(orang yang mengatur, mengelola, dan mengambil risiko bisnis atau perusahaan)

Menurut Wikipedia
“An entrepreneur is a person who has possession of an enterprise, or venture, and assumes significant accountability for the inherent risks and the outcome. It is an ambitious leader who combines land, labor, and capital to create and market new goods or services”
(Seorang pengusaha adalah orang yang memiliki kepemilikan suatu perusahaan, atau usaha, dan mengasumsikan akuntabilitas yang signifikan bagi risiko yang melekat dan hasilnya. Ini adalah pemimpin ambisius yang menggabungkan lahan, tenaga kerja, dan modal untuk menciptakan dan memasarkan barang atau jasa baru).

Contoh wirausahawan IT yang sukses dan menjadi bagian dari orang kaya di dunia seperti Bill Gates (Microsoft), Steve Jobs (Apple), Mark Zuckerberg (Facebook), Larry Ellison (Oracle), Jerry Yang dan David Fillo (Yahoo), Larry Page dan Sergey Brin (Google), Jeff Bezos (Amazon.com), Andrew Darwis (Kaskus) dan masih banyak lagi orang-orang muda kreatif di jagat IT.

Semuanya berawal dari sebuah ide, ide yang dikombinasikan dengan analisis kebutuhan pengguna serta sentuhan bisnis yang kuat sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi. Memulai itu kadang sulit karena masih ada rasa ketidakyakinan, tapi dapat membaca peluang dan mengeksekusi dengan tepat dengan analisis bisnis yang akurat, jadilah wirausahawan bidang IT.

Statistik IT Entrepreneur

Ide-ide muncul kemudian dengan penuh semangat mencoba untuk terjun ke dalam bisnis IT, ada yang sukses tapi banyak juga yang gagal. Berikut statistik IT Entrepreneur :

  • Hanya 30% bisnis start-up bertahan lebih dari 5 tahun.
  • Diperkirakan 1 juta orang memulai bisnis baru tiap tahunnya.
  • Hanya setengah dari orang-orang memulai suatu perusahaan dan hanya setengah dari perusahaan-perusahaan bertahan.
  • 98% berpendapatan kecil dengan sedikit karyawan
  • 90% kegagalan karena tidak mempunyai perencanaan bisnis yang baik.

Prosentase diatas bisa aja berubah seiring ketatnya persaingan dan perkembangan teknologi. Menarik melihat bahwa kegagalan mencapai 90% karena tidak mempunyai perencanaan bisnis yang baik. Orang yang berkecimpung dibidang IT seringkali tidak mempunyai pengetahuan bisnis yang baik, maka untuk terjun dalam dunia bisnis harus dapat mengkombinasikan teknologi dengan bisnis. Jika pernah melihat film Social Network, film yang menceritakan bagaimana situs media sosial Facebook lahir dan besar seperti sekarang, Zuckerberg seorang programmer jenius tapi tidak mempunyai keahlian bisnis, berkat kerjasamanya dengan teman sekamar yang mengerti bisnis, akhir Facebook bisa besar seperti sekarang ini. Walau di akhirnya permasalahan terjadi karena ketidaksepakatan dan kesepahaman terutama terhadap hak cipta dan juga keuangan.

Apa yang menjadi faktor kegagalan dalam bisnis ?

  • Lack of Skills / kurang ketrampilan
  • Sales Problems / masalah penjualan
  • Financial Control / pengelolaan keuangan
  • Lack of Funds / kurang dana
  • Marketing Issues / permasalahan pemasaran

Teknologi hanya sebuah teknologi saja, teknologi menjadi “sesuatu” jika dikembangkan dan digunakan oleh orang banyak. Pengembangan dan produksi, tahapan ini yang membutuhkan sentuhan bisnis dan dapat membaca peluang.

Faktor Kriteria IT Entrepreneur Sukses

  • Leadership Skills?
  • Management Traits?
  • Passion?
  • Risk Taker?
  • Creative/Innovative?
  • Planning?
  • Marketing?
  • Need for achievement?
  • Timing?
  • Luck?

Bisnis IT apa yang dibangun ?. Kembalikan kepada diri sendiri. Apa yang bisa dijual (kemampuan/ketrampilan) dari diri kita?. Tentukan, kuatkan dan mulailah !. Bisnis kan butuh modal. Sekarang ini modal dapat diusahakan, asal mempunyai karya kreatif dan inovatif serta menjanjikan nilai ekonomi tinggi. Menjadi start-up sukses butuh karya unik dan prospektif. Lihat bagaimana Instagram dibeli Facebook dan masih banyak lagi.

Bisnis IT apa yang cocok di Indonesia ?

  • Perusahaan pengembangan perangkat lunak aplikasi (software house).
  • Konsultan Implementasi Teknologi Informasi baik itu implementasi hardware maupun implementasi software.
  • Distributor dari produk-produk IT, baik hardware ataupun software.
  • Training dan pendidikan bidang IT.

Mahasiswa IT punya banyak peluang sesuai dengan minat dan kemampuan. Menjadi programmer, konsultan, jual-beli hardware dan software atau menjadi trainer/guru bidang IT. Setelah lulus kuliah IT terus menjadi karyawan itu pamali, tapi seharusnya mempunyai karyawan, itu asyiik..

Sumber bacaan :
http://web.binus.ac.id/bec/Articles/Articles2.aspx – diakses 10 Mei 2013 IT Entrepreneur (www.umsl.edu/~lacitym/eveowns9.ppt?) – diakses 10 Mei 2013 Start Your Own IT Business (www.umsl.edu/~lacity/eveownf3.ppt?) – diakses 10 Mei 2013

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

4 × four =